Beberapa hal yang bisa dijadikan menjadi pelajaran (lesson learnt) dalam manajemen proyek adalah change management alias manajemen perubahan. Me-manajemen-kan perubahan tidak serta merta memberikan dampak yang langsung, tetapi cenderung memberikan dampak yang intangible.
Sebagai contoh, pada saat saya ikut serta dalam konsultan manajemen proyek pada salah satu BUMN, perubahan besar sepertinya sesuatu yang sulit dilakukan dalam waktu 2 tahun. Apalagi pada saat itu, kurun waktu 2 tahun terdapat 3 milestone besar yang akan memberikan dampak besar pada operasional perusahaan. Tantangan awal adalah sulitnya meyakinkan user untuk berubah…Pada saat workshop pertama, peserta (user) bergumam dengan asumsi “sepertinya ini mimpi, sulit terwujud”…Metode pendampingan langsung-pun akhirnya dilakukan dengan harapan bahwa user akan langsung berhadapan dengan sistem yang nyata / live. Roadmap pengembangan SDM sudah disusun dengan rapi dengan harapan bahwa jenjang karir akan mengikuti kompetensi yang diraih oleh user tersebut.
Sudah lebih dari 3 tahun sistem itu berjalan…sekarang sudah saatnya user menikmati dari sebuah sistem yang terintegrasi…
Terharu rasanya pada saat melewati salah satu cabang dari BUMN tersebut melihat spanduk…Borderless Service…Sesuatu cita-cita yang dahulu masih dianggap mimpi yang berlebihan, tetapi dengan semangat dan optimisme yang tinggi, maka jalan menuju mimpi sudah “on the right track”…
Terima kasih untuk kawan2 seperjuangan…Terima kasih pak Pandu, pak Haryanto, pak Pahuta, pak Budi, dan rekan2 lain yang sudah bersusah payah menjadikan change management berubah dari mimpi menjadi kenyataan…